sfcterkini.com – Masa depan Sriwijaya FC kembali menjadi perhatian publik sepak bola Sumatera Selatan. Di tengah kondisi klub yang kini harus berjuang di kompetisi Liga 3 Indonesia, berbagai elemen mulai menyuarakan kepedulian agar tim kebanggaan masyarakat Sumsel tersebut tetap bertahan dan tidak kehilangan identitasnya.
Wakil Presiden Sriwijaya FC, Mohammad David, secara terbuka mengungkapkan keinginannya untuk ikut terlibat dalam upaya penyelamatan klub berjuluk Laskar Wong Kito tersebut.
Bahkan, ia mengaku telah berkomunikasi langsung dengan perwakilan pemilik klub terkait kemungkinan adanya keterlibatan lebih luas dari putra daerah dalam menjaga eksistensi Sriwijaya FC.
Menurut David, dirinya telah menyampaikan harapan tersebut kepada Anggoro Prajesta yang saat ini menjadi perwakilan owner sekaligus menjabat Direktur Olahraga Sriwijaya FC.
“Saya sudah berbicara dengan Pak Anggoro Prajesta. Saya juga menyampaikan, kalau memang diberikan mandat, kami siap ikut menyelamatkan Sriwijaya FC. Yang terpenting tidak ada gangguan dan semuanya memiliki tujuan yang sama untuk menjaga klub ini tetap hidup,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (2/6/2026).
Jangan Sampai Sriwijaya FC Keluar dari Sumsel
David yang juga dikenal sebagai CEO David FC menegaskan bahwa kecintaannya terhadap Sriwijaya FC tidak akan berubah meskipun klub saat ini berada di kasta Liga 3.
Baginya, Sriwijaya FC bukan sekadar klub sepak bola, melainkan simbol kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan yang memiliki sejarah panjang dan prestasi membanggakan di kancah sepak bola nasional.
Ia mengaku memiliki kekhawatiran besar apabila suatu saat klub tersebut berpindah kepemilikan ke pihak luar daerah yang kemudian membawa Sriwijaya FC keluar dari Sumatera Selatan atau bahkan mengganti identitas klub.
“Kami khawatir jangan sampai tim ini dibawa keluar Sumsel dan berganti nama. Harapan kami tentu pemiliknya tetap orang Sumsel sehingga Sriwijaya FC tetap berada di tanah kelahirannya dan terus menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan,” tegasnya.
Warisan Klub Juara yang Harus Dijaga
Sriwijaya FC merupakan salah satu klub paling bersejarah di Indonesia. Klub yang bermarkas di Palembang itu pernah mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih gelar double winner pada musim 2007/2008, sebuah pencapaian yang hingga kini masih dikenang para pendukung setianya.
Namun dalam beberapa tahun terakhir, perjalanan Sriwijaya FC mengalami pasang surut. Setelah sempat berlaga di kompetisi tertinggi Indonesia, Laskar Wong Kito kini harus menerima kenyataan turun ke Liga 3.
Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran di kalangan pecinta sepak bola Sumsel terkait keberlangsungan klub yang selama ini menjadi ikon olahraga daerah.
Ajak Pengusaha dan Pecinta Bola Bersatu
Sebagai Ketua Umum Askot PSSI Palembang, Mohammad David menilai penyelamatan Sriwijaya FC tidak bisa hanya dibebankan kepada satu pihak semata. Menurutnya, diperlukan dukungan bersama dari berbagai elemen masyarakat, terutama para pengusaha daerah dan pecinta sepak bola Sumatera Selatan.
Ia berharap muncul gerakan kolektif yang mampu membantu klub bangkit dan kembali bersaing di level yang lebih tinggi.
“Keinginan kami, Sriwijaya FC juga mendapat dukungan dari wong-wong Sumsel. Baik pengusaha, pecinta sepak bola, maupun pihak-pihak yang masih peduli dengan masa depan klub ini,” katanya.
David bahkan menegaskan dirinya siap mengambil peran lebih besar apabila dibutuhkan dalam struktur kepengurusan Sriwijaya FC ke depan.
“Saya pribadi siap jika diminta membantu di kepengurusan Sriwijaya FC. Yang terpenting bagaimana klub ini tetap hidup, tetap berada di Sumsel, dan bisa bangkit kembali,” tandasnya.
Harapan Kebangkitan Laskar Wong Kito
Seruan yang disampaikan Mohammad David menjadi cerminan besarnya perhatian masyarakat terhadap nasib Sriwijaya FC. Sebagai klub yang pernah menjadi kekuatan besar sepak bola nasional, banyak pihak berharap Laskar Wong Kito mampu kembali bangkit dari keterpurukan.
Dukungan berbagai elemen, mulai dari pemerintah daerah, pelaku usaha, komunitas suporter, hingga tokoh sepak bola Sumsel dinilai menjadi faktor penting untuk mengembalikan kejayaan Sriwijaya FC.
Bagi masyarakat Sumatera Selatan, Sriwijaya FC bukan hanya sebuah klub sepak bola. Lebih dari itu, Laskar Wong Kito adalah identitas, kebanggaan, sekaligus simbol persatuan yang telah mengharumkan nama daerah di pentas nasional selama bertahun-tahun. (bbs)

